Rismi Juliawati ACP
Cara Membuat Bootable Menggunakan Rufus
*Bootable
Bootable merupakan sebuah fasilitas yang ada pada setiap sistem operasi, dimana ditempatkan pada media penyimpanan yang berupa flashdisk, CD/DVD ROM atau media penyimpanan lainnya. Mengapa dinamakan dengan bootable? Karena sistem operasi akan melalui first boot menggunakan sebuah media penyimpanan.
Mengapa di namakan Bootable? Karena System Operasi selalu akan melakukan first boot melalui media penyimpanan, seperti Hardisk, CD/DVD ROM, Flashdisk, dll. Misal pada saat mengatur bios, tentunya harus ditentukan media apa yang akan digunakan nantinya.
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari Bootable.
- Installasi System Operasi.
- Pemulihan data.
- Pembersihan data.
- Pemecahan masalah perangkat keras dan perangkat lunak.
- Mengubah lingkunan oprasi.
- Demontrasi perangkat lunak.
- Akses administratif dalam kasus hilang password dengan sebuah boot yang sesuai dengan system operasi tertentu.
*Rufus
*GPT (GUID Partition Table)
GPT dikembangkan untuk mencegah keterbatasan MBR dalam kapasitas partisi dan jumlah yang akan digunakan pada disk. GPT menggunakan tabel partisi yang memuat berbagai informasi pada hard disk dan ukuran tabel partisi tersebut berkisar 17 KB untuk 34 sektor.
Pada partisi GPT terdapat keunggulan daripada MBR, yakni kemampuannya untuk menyimpan kapasitas disk yang sangat besar hingga beberapa terabyte. Hal ini karena GPT menggunakan ukuran sektor yang lebih besar dari MBR, yaitu 512-4096 byte.
* MBR (Master Boot Record)
MBR juga berisi kode program yang disebut bootloader, yang bertugas memuat sistem operasi ke dalam memori utama komputer dan menjalankannya saat komputer dinyalakan.
*Cara Membuat Bootable Menggunakan Rufus



Komentar
Posting Komentar